Menabung Dan Berinvestasi Selagi Muda, Ini Yang Harus Lo Perhatiin

Hadiah e-vouchernya berhak diterima oleh nasabah baru yang membuka rekening saham sekaligus orang yang mengajak. “Dalam 20 tahun terakhir, IHSG mampu menawarkan return di atas 18% per tahun. Cara mempertahankan daya beli dengan berinvestasi, bukan menabung. Imbal hasil investasi lebih tinggi dibandingkan dengan laju inflasi. Dikutip dari Bisnis.com, menurut Executive Vice President Intermediary Business PT Schroder Investment Management Indonesia Bonny Iriawan, berinvestasi baiknya mengetahui tujuan dari investasinya.

Jelas bahwa menabung saja tidak cukup untuk mempertahankan daya beli, apa lagi menambah aset atau kekayaan. Berinvestasi merupakan cara untuk mengatasi inflasi dan mempertahankan daya beli. Jakarta, CNBC Indonesia – Berinvestasi adalah salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan. Namun, tidak semua orang bisa melakukan investasi terutama saat kondisi keuangan boncos. Dengan adanya tujuan, kamu akan lebih semangat untuk mencapai jumlah dana yang telah ditentukan.

Bank Danamon selalu berusaha untuk memberikan Anda kenyamanan dalam bertransaksi. Dengan mengklik ‘Lanjutkan’, Anda akan diarahkan menuju website di luar yang tidak terafiliasi dengam BCA dan mungkin memiliki tingkat sekuriti yang berbeda. Biasanya, saat mendengar kata saham identik dengan dana besar dan kesulitan saat mengoperasikannya. Sehingga paradigma ini membuat sebagian dari kita enggan untuk mencoba, bahkan untuk meliriknya pun tidak berminat.

Menabung dengan berinvestasi

Tak perlu repot, cukup manfaatkan fitur-fitur yang ada di dompet digital DANA, biar biar Bebas Gaptek. Mulai dari tabungan konvensional, tabungan berjangka, tabungan haji, tabungan anak hingga tabungan giro. Sebagai unit bisnis PT MNC Kapital Indonesia Tbk dan bagian dari MNC Group, maka MNC Sekuritas senantiasa mendorong nasabahnya agar semakin intens dalam berinvestasi.

Sebelum berinvestasi, sebaiknya pahami dulu tentang jenis hingga risiko investasi yang dipilih. Misalnya saja menabung di sebuah tabungan biasa di bank, memiliki risiko yang kecil untuk kehilangan uang, tetapi uang tersebut tidak akan bertambah. Beda halnya dengan investasi yang berpotensi memiliki keuntungan lebih banyak dari uang yang diinvestasikan di awal. Dilansir Investopedia, kata kunci penting yang membedakan menabung dan investasi adalah faktor risiko.

Terlebih lagi, rumah menjadi salah satu kebutuhan primer manusia. Tidak heran bila memiliki rumah menjadi salah satu tujuan keuangan bagi banyak orang, baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang. Namun, pada kenyataannya menabung untuk membeli rumah pertama tidak semudah yang diperkirakan. Marissa menyarankan masyarakat untuk memilih investasi yang sesuai kebutuhan. Risiko tabungan terhitung kecil, karena uang tabungan kita dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan sedangkan investasi memiliki risiko lebih tinggi.

Tujuannya yakni, orang zaman dulu kebanyakan lebih rajin menabung untuk kebutuhan di masa depan karena konsumerisme masa lalu tidak sedahsyat saat ini. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA– Senior Fiduciary Advisor Janus Financial Dwita Ariani menyarankan para nasabah untuk berhijrah dari menabung ke investasi. Dia pun mengutip surat Yusuf di dalam Alquran bahwa ada instruksi menanam dalam rentang waktu tertentu dan konsumsi secukupnya.

Comments are Disabled